Kamis, 16 Januari 2014

JKN? Begini Pendaftaran dan Sekelumit infonya


Kembali kini membahas tentang BPJS. Monggo dibaca bagi yang minat, atau tinggalkan saja untuk yang tidak berminat mengurusnya :p. Anyway,  sebelumnya sudah dibahas sedikit wewarna mengenai pendaftaran JKN yang *menurutku* berkesan belum siap jalan.

Oke let’s start the story. Seperti sebelumnya yang diceritakan, Jumat pagi Saya dan Juna bergegas ke kantor cabang BPJS di wilayah Pemda Kab Bogor *kantor terdekat dari rumah*. Namun hanya mendapati formulir pendaftaran dan kembali pulang. Sesampainya di sana kembali pukul 14.00 sudah tidak bisa masuk karena antrian penuh. Singkat cerita, setelah bolak-balik melengkapi administrasi *yang saat Saya datang, infonya simpang siur, kurang jelas* akhirnya pukul 16.00 Saya tergopoh meletakkan formulir dan persyaratan yang sudah lengkap di atas meja. Katanya, akan diproses malam ini atau esoknya dan silahkan datang kembali Senin.

Senin siang sepulang mengajar, Saya kembali menyambangi kantor BPJS tersebut. Dan benar, memang pendaftaran Saya sudah diproses. Kartu pun sudah tersedia. Namun oleh petugas Saya disodori kertas print out berisi nomor Virtual Account sebagai identitas untuk transaksi pembayaran. Petugas meminta Saya untuk transfer terlebih dahulu setoran pertama dan kembali lagi untuk mengambil kartu dengan menukarkan resi transfer sebagai bukti. Di sini Saya mulai ngedumel  dalam hati. Duh rasanya lelah bukan main. Bolak-balik dengan jarak yang lumayan. Saya pikir, demi efisiensi setoran pertama bisa melalui jalur tunai di tempat. Tapi ya sudah lah, Juna bilang jalani. Ikhlas saja.

Tak sampai disitu, sesampainya di ATM Bank yang bekerja sama, ternyata proses transfer GAGAL. Dicoba berkali-kali tetap gagal. Duh, hati gelo bukan main. Panas, lapar, lelah, eh ditambah kisruh. Petugas keamanan Bank setempat datang dan menginfokan, untuk pembayaran BPJS memang sedang gangguan sedari pagi. Katanya Sistem BPJS nya belum siap, sehingga mengakibatkan sistemnya down.  Jadi silakan coba kembali keesokan harinya karena setor tunai pun sudah tidak bisa karena Bank sudah tutup. *Whaaaaat? Ditunda lagi?* Lunglai sudah seluruh badan. Oke, tarik nafas panjang dan jalan lagi ke kantor  BPJS untuk KESEKIAN KALINYA. Petugas bilang, silakan coba lagi esok, jika sudah bisa silakan ambil kartunya kembali. *huhuhu, lagi-lagi disuruh datang lagi*.

Akhirnya sodara-sodara, Rabu pagi *karena kebetulan libur sekolah* Saya kembali ke kantor BPJS setelah berhasil transfer. Tak banyak babibu, langsung tukar resi transfer dengan kartu kepesertaan. Finally.

Ya, sepanjang itu Saya baru bisa mendapat kartu kepesertaan. Sebagai pelajaran untuk yang mau mendaftar, yuk disimak bagaimana caranya supaya gak bolak-balik dan prosesnya lebih cepat *dengan jalan yang tepat tentunya*.
==========================================================

Kantor BPJS mulai beroperasi pukul 08.00. Namun datanglah pukul 07.30 untuk ambil formulir pendaftaran. Sepagi itu pun antrian sudah banyak. Tapi Insya Allah bisa selesai hari itu juga prosesnya.


 
Pastikan mengisi formulir dengan lengkap. (1 Formulir bisa untuk 1 KK dengan Anggota 4 Orang). Periksa baik-baik lagi setelah mengisi. Jangan sampai mengantri lama, tapi tak terproses karena tak terisi lengkap. Dan juga pastikan syarat administrasi juga lengkap. Berikut syarat lengkapnya *yang tidak Saya dapatkan semula. Huhuhu* :
-          Fotokopi Kartu Keluarga
-          Fotocopi KTP yang mau didaftarkan kepesertaannya
-          Pasfoto 3 x 4  sebanyak 2 lembar

Oya, info mengenai premi ada 3
-          Rp. 25.500 untuk perawatan inap kelas 3
-          Rp. 42.500 untuk perawatan inap kelas 2
-          Rp. 59.000 untuk perawatan inap kelas 1

Nah sebatas itu info mengenai premi yang Saya dapat, kelebihan lain selain kelas rawat inap belum Saya peroleh karena tidak ada yang bisa menjawab. Tidak ada juga sesi “tanya-tanya” pada petugas yang kompeten saat pendaftaran. Next Saya akan coba bertanya via Call Center 500400. Semoga memuaskan.

Lanjut pada proses ya. Setelah nomor antrian, persyaratan dan formulir lengkap, kita hanya tinggal menunggu dipanggil untuk di data. Kemudian dapat nomor print out nomor Virtual Account yang Saya singgung di atas tadi. Anda silakan lakukan pembayaran ke Bank. Ada3 Bank yang bekerja sama untuk pembayaran premi JKN ini, yaitu BRI, BNI dan Mandiri. Bisa tunai bisa transfer, namun sayang tidak bisa tunai di tempat. Jika proses transfer gagal, coba beberapa kali *kadang bisa kadang tidak, waspadalah :D*.

Setelah berhasil melakukan pembayaran, datang kembali ke kantor untuk menukar dengan Kartu Kepesertaan seperti ini.



Nah, selesai sudah. Kedepannya Anda mesti melakukan pembayaran rutin setiap bulan sesuai Virtual Account sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Jika lebih dari tanggal 10, Anda dikenakan denda.

*Emmm apa lagi ya yang harus dishare?*

Oya, kegiatan pendaftaran akan ditutup jam 16.00 teng. Walaupun Anda memegang antrian, kantor tetap akan tutup. Yang bisa Anda lakukan hanya meletakkan formulir dan kawan-kawan pendukungnya di meja yang akan diproses malam harinya. Dan datanglah esok hari untuk mengambil Virtual Account dan melakukan pembayaran seperti yang sebutkan tadi.

Dan saran Saya, untuk yang memiliki saudara/orang tua berumur yang mau didaftarkan, tolong dampingi ya atau diwakilkan *karena bisa diwakilkan kok, asal formulir ditandatangani yang bersangkutan dulu ya :)*. Karena kenapa? Kasihan mereka yang sepuh-sepuh mengantri lama dan cukup berdesakan. Selain itu dengan alur yang agak ribet, rasanya lebih bijak kalau didampingi atau diwakilkan. Sedih banget lihat mereka yang udah lumayan tua lelah mengikuti proses demi prosesnya yang kadang kurang mereka mengerti.

Oke sekian dulu infonya ya. Semoga manfaat.


Langit Jingga
08 Januari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar